4 Keterampilan Bahasa yang Perlu Kamu Tingkatkan untuk Menjadi Komunikator Andal

Penulis: Imaniyatul Khikmiyah

 Apa itu keterampilan berbahasa? Sebelumnya, mari kita bahas pengertian keterampilan dan berbahasa. Secara umum, pengertian keterampilan adalah kemampuan yang dimiliki oleh seseorang. Setiap orang memiliki ragam skill (kemampuan) yang berbeda-beda. Ada yang memiliki keterampilan dalam bidang seni, public speaking, menulis, berbicara, dan lain sebagainya. Sedangkan pengertian bahasa menurut Wikipedia adalah kemampuan yang dimiliki oleh manusia untuk berkomunikasi dengan manusia lainnya menggunakan tanda, seperti kata dan gerakan. Untuk dapat memiliki keterampilan berbahasa, maka setiap individu diharuskan memiliki kemampuan dalam hal menyimak, berbicara, membaca, dan menulis.

Berdasarkan apa yang tertulis di literasinusantara.com, menyimak dan membaca merupakan keterampilan yang menempatkan seseorang untuk menerima dan memahami bahasa, dua keterampilan ini disebut keterampilan pasif karena seseorang tidak perlu memproduksi bahasa. Sebaliknya, keterampilan berbicara dan menulis adalah merupakan keterampilan aktif karena seseorang perlu memproduksi bahasa dalam melakukannya.

Empat keterampilan bahasa tersebut dikelompokkan dalam dua jenis, yaitu bahasa lisan dan bahasa tulisan. Menyimak dan berbicara masuk dalam kelompok bahasa lisan. Nah, bahasa lisan ini merupakan bahasa pertama yang dipelajari oleh setiap individu. Seseorang akan menerima informasi bahasa melalui pendengaran (menyimak), mengolah serta menyimpannya ke dalam memori, kemudian mengeluarkannya melalui ucapan (berbicara). Sedangkan bahasa tulisan terdiri dari membaca dan menulis, yang pertama kali dipelajari ketika seseorang memasuki usia pendidikan. Sama seperti keterampilan lisan, dalam keterampilan tulisan juga tahap pertama yang harus dilalui adalah meningkatkan kemampuan membaca, kemudian melakukan output dengan cara menulis.

Keterampilan Menyimak

Meskipun terkesan sederhana, menyimak merupakan keterampilan bahasa yang perlu dilatih oleh setiap orang sejak kecil hingga usia dewasa, karena keterampilan menyimak ini memerlukan kemampuan dalam hal memusatkan perhatian (fokus) serta mencerna setiap informasi yang ada. Selain itu, keterampilan menyimak ini juga menuntut seseorang untuk mampu memahami inti pembicaraan, bukan hanya mendengarkan dan memakan mentah-mentah setiap informasi yang diterima.

Menyimak
Ilustrasi keterampilan berbahasa menyimak. Sumber foto: jagad.id

Untuk melatih keterampilan berbahasa ini, kita bisa membiasakan diri mendengarkan dan menyimak diskusi dan pembicaraan yang dilakukan oleh orang-orang di sekitar kita. Semakin fokus kita menyimak, maka keterampilan berbahasa kita akan semakin terasah.

Keterampilan Berbicara

Berbicara adalah cara seseorang dalam menyampaikan informasi kepada orang lain. Untuk dapat menyampaikan informasi dengan baik, maka diperlukan keterampilan berbicara. Keterampilan berbahasa ini diperlukan agar ide atau gagasan yang kita sampaikan dapat diterima dan dipahami oleh lawan bicara kita. Keterampilan ini juga harus dikuasai dengan sangat baik oleh seorang pembicara publik (public speaker).

Keterampilan berbicara
Ilustrasi keterampilan berbicara. Sumber foto: kompasiana.com

Untuk dapat meningkatkan keterampilan berbahasa ini, kita bisa menggunakan struktur kalimat yang sederhana, mudah dimengerti, efektif serta efisien. Sedangkan untuk seseorang yang ingin menjadi pembicara publik, diperlukan kemampuan dalam beberapa hal yang lebih rinci, diantaranya adalah kelancaran berbicara, kontrol emosi, pemilihan kata, serta nada bicara. Selain itu, juga diperlukan kemampuan untuk mengendalikan suasana, serta penguasaan bahan yang akan dibicarakan.

Keterampilan Membaca

Untuk dapat memiliki kemampuan dalam bidang pemahaman, maka diperlukan juga keterampilan membaca. Dengan membaca, kita bisa memiliki kemampuan mengembangkan seluruh bagian-bagian berbahasa, seperti kosakata, ejaan, struktur kalimat, dan penulisan.

Membaca
Membaca adalah salah satu keterampilan berbahasa yang perlu dimiliki. Sumber Foto: litdic.ru

Dengan membaca juga mampu meningkatkan ilmu pengetahuan melalui informasi-informasi yang kita terima, yang akan tersimpan di dalam memori. Dengan informasi-informasi yang telah diterima, kita dapat menggunakannya untuk berbicara serta menulis.

Keterampilan Menulis

Keterampilan berbahasa yang terakhir adalah menulis. Menulis adalah kegiatan menuangkan informasi yang telah kita terima kedalam bentuk tulisan. Dengan menulis juga kita bisa menyimpan informasi-informasi yang telah diterima untuk waktu yang lama. Kita tidak bisa hanya mengandalkan memori, karena setiap hari setiap individu pasti menerima beragam informasi baru, yang mana setiap informasi tersebut akan menumpuk di dalam memori sehingga informasi-informasi lama pun akan terlupakan.

menulis
Keterampilan menulis merupakan salah satu dari 4 keterampilan berbahasa. Sumber Foto: freepik.com

Selain itu, di era kemajuan teknologi ini, hampir semua orang menggunakan tulisan dalam melakukan komunikasi, memberi informasi, maupun ekspresi diri. Sehingga tidak heran jika keterampilan berbahasa ini merupakan keterampilan yang paling perlu dikuasai. Tulisan yang bagus adalah tulisan yang dapat diterima dan dicerna dengan baik oleh pembacanya. Untuk dapat memproduksi tulisan yang bagus, seseorang diharuskan mampu menggunakan kalimat yang sederha, efektif, serta efisien dalam tulisannya.

Empat keterampilan berbahasa yang telah dijabarkan di atas harus mulai diterapkan sejak dini, sejak menginjak usia anak-anak secara bertahap. Mulai dari menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Apabila seseorang telah menguasai 4 keterampilan bahasa tersebut, maka ia telah memiliki kemampuan untuk menjadi komunikator yang handal. Selain itu, dengan keterampilan yang dimiliki juga bisa meningkatkan rasa percaya diri seseorang.

Referensi:
4 Keterampilan Bahasta yang Penting untuk Dikuasai (literasinusantara.com,2020)

 

Imaniyatul Khimiyah, lahir di Mojokerto tanggal 5 Maret 1998. Telah menyelesaikan pendidikan strata-1 di Universitas Islam Majapahit, jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Saat ini sedang sibuk menekuni hobi dan mengembangkan bakat.. Sejak kecil, suka membaca buku dan mulai menjadi penulis cerita fiksi sejak duduk di bangku SMP. Memiliki cita-cita sebagai seorang penulis yang dapat memberikan manfaat dan pesan melalui isi buku kepada pembaca. Pernah tergabung dalam UKM pers kampus dan menjabat sebagai pengurus divisi buletin majalah kampus. Selain itu, ia juga pernah bergabung dalam beberapa organisasi, baik organisasi kemahasiswaan maupun organisasi keagamaan. Motto dalam hidupnya adalah “ubah pikiranmu, dan kau dapat  duniamu”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: