10 Tips Ampuh Melawan Kantuk saat Membaca

Penulis: Sry Wahyuni Ngiu (Tim Layar Baca)

Siapa nih, yang sering gagal fokus saat membaca atau sering mengantuk? Gagal fokus saat membaca bisa terjadi saat baru ingin maupun sedang membaca, dan hal ini dapat terjadi karena berbagai alasan. Rasa kantuk merupakan satu masalah yang sering muncul pada saat membaca buku.  Selain dapat mengganggu konsentrasi dalam membaca kantuk juga dapat mengakibatkan turunnya komitmen kita dalam membaca. Terdapat berbagai macam faktor penyebab rasa kantuk hadir saat membaca. Misalnya, kondisi tubuh yang kurang menunjang seperti mengkonsumsi banyak makanan sebelum membaca (kekenyangan) atau kurangnya asupan air dapat menyebabkan rasa kantuk datang dengan cepat karena membaca adalah salah satu aktivitas yang membutuhkan konsentrasi yang tinggi.

Berikut tips ampuh agar tidak mengantuk saat membaca :

1. Niat

Penting rasanya mengukuhkan niat dalam membaca, niat ini akan berfungsi untuk terus menjaga komitmen dalam mencapai target bacaanmu. Sebagian besar orang melakukan aktivitas membaca dengan tujuan tertentu, sehingga perlu menentukkan apakah kita membaca karena ingin memperoleh pengetahuan, mencari hiburan, atau sebagai selingan.

Jika tujuan membacamu adalah memperoleh pengetahuan tentu menuntut kamu berkomitmen yang tinggi pada target baca. Kamu perlu menentukan target-target detail, misalnya, berapa halaman dalam sehari bahkan berapa buku dalam sebulan/setahun. Dengan motivasi target-target ini, kamu akan berpikir lagi untuk memilih tidur ketimbang membaca.

2. Memilih waktu yang tepat

Terkadang pemilihan waktu yang kurang tepat dapat mengagalkan rencana kamu membaca. Membaca di waktu-waktu yang kurang sesuai dengan kerja metabolisme tubuh mengakibatkan kurang maksimalnya konsentrasi pada isi buku yang kamu baca. Misalnya, membaca di saat malam hari setelah siang harinya kamu memiliki aktivitas yang padat. Saat itu kondisi tubuh yang sudah lelah dan mata yang bekerja keras di siang hari menyebabkan kamu cepat mengantuk. Alih-alih memahami isi bacaan, membaca di waktu ini justru menjadi pengantar tidur.

Menentukan waktu membaca
Ilustrasi Kebiasaan Tepat Waktu. Sumber Foto: cloudblogs.microsoft.com

Pilihlah waktu saat kondisi fisik dan mentalmu sedang prima, misalnya pada pagi hari saat tubuh sudah beristirahat semalaman, selain energi kamu sudah kembali terisi, perasaan tenang dan semangat di pagi hari akan membuat kamu mudah berkonsentrasi pada isi bacaan.

3. Tempat yang kondusif

Tidak hanya waktu yang tepat, memilih tempat yang tepat juga tak kalah pentingnya. Umumnya orang yang melakukan aktivitas membaca membutuhkan suasana yang tenang, seminimalnya tidak bising. Inilah alasan mengapa di dalam perpustakaan kita dilarang bersuara terlalu keras. Ada proses membangun imajinasi pada saat kita membaca, sehingga tempat yang tenang dan aman, akan sangat membantu membangun konsentrasi.

Jika memungkinkan, buatlah tempat/ruangan khusus untuk membaca yang memiliki pencahayaan yang cukup, karena jika terlalu redup mata akan terpanggil untuk tidur. Pilih juga tempat yang memungkinkan kamu dapat melakukan gerakan-gerakan (perenggangan otot) kecil saat kamu melakukan jeda dalam membaca, hal ini ampuh untuk mengusir kantuk.

4. Posisi membaca yang nyaman

Pada sebagian orang, posisi membaca tidur mungkin menjadi favorit dengan alasan posisi berbaring adalah posisi yang sangat nyaman. Namun, posisi berbaring atau bersandar setengah baring adalah posisi membaca yang mengundang kantuk. Posisi duduk dengan punggung tegak dangan jarak buku yang tidak terlalu dekat maupun tidak jauh, dapat menjadi posisi membaca yang tidak mengundang rasa kantuk. Jangan memosisikan tubuh pada tempat yang dapat menutupi akses cahaya.

Membaca
Membaca adalah salah satu keterampilan berbahasa yang perlu dimiliki. Sumber Foto: litdic.ru

5. Mengambil jeda

Saat membaca kita mebutuhkan waktu untuk beristirahat atau lebih tepatnya mengambil jeda sejenak. Tubuh akan memberi signal ketika otak memerlukan istirahat, otot kaku, mata perih, atau kantuk yang berat serta menurunnya konsentrasi baca adalah signal bahwa kamu butuh jeda sejenak dari membaca. Saat mengambil jeda kamu bisa melakukan aktivitas lain, seperti tidur, mendengarkan musik atau bersantai di halaman, atau melakukan perengangaan otot dengan melakukan gerakan-gerakan ringan, aktivitas ini juga dapat membantu mengusir kantuk.

6. Menyiapkan alat penunjang

Layaknya aktivitas yang lain, membaca akan menjadi seru dan menyenangan jika dilengkapi dengan alat penunjang. Kamu bisa menyiapkan alat tulis yang biasanya dipakai untuk menunjang aktivitas membaca seperti pulpen, kertas, serta penyorot (highlighter). Alat-alat ini bisa membantu kamu menulis atau menandai kata atau kalimat yang menurutmu penting dalam buku. Warna-warni dari penyorot dapat menyegarkan mata, sehingga juga berfungsi untuk mengusir kantuk.

Penyorot untuk membantu membaca
Penyorot untuk menandai bacaan. Sumber foto: Kasturi Roy on Unsplash

7. Menyiapkan camilan dan minuman

Tips berikutnya yang bisa kamu coba untuk mengusir kantuk saat membaca adalah menyiapkan kudapan ringan seperti kue, biskuit dan minuman seperti teh, kopi atau minuman penyegar lainnya di samping sejumlah air putih yang berfungsi menyuplai oksigen ke otak. Kudapan ringan ini dapat berfungsi mengalihkan rasa lapar yang mungkin mengganggu saat membaca, namun, perlu diingat camilan yang dimakan jangan berlebihan karena jika terlalu kenyang justru kamu cenderung mengantuk.

8. Mengajak teman membaca bersama

Terkadang minat membaca sering naik turun, terlebih jika dilakukan sendiri, mungkin kamu perlu ajak teman untuk membaca bersama. Jika membaca sendirian cenderung mendatangkkan rasa kantuk, mungkin kamu perlu mencoba tips ini. Kamu bisa bergabung ke klub baca/buku atau mengajak beberapa teman untuk membaca bersama. Membaca bersama teman pun bisa dilakukan dengan berbagai cara, misalnya bisa dilakukan di tempat-tempat umum seperti café baca, perpustakaan atau di taman yang nyaman, atau sambil membuat tantangan membaca.

9. Membaca sambil menulis resensi

Tips berikutnya yang ampuh untuk mengusir kantuk saat membaca adalah dengan sambil menulis. Aktivitas menulis ini dapat mengusir rasa kantuk saat membaca, karena saat menulis, otak kita dituntut untuk berpikir dan menuangkan ide-ide dalam bentuk tulisan. Tulisan yang kamu buat saat membaca ini dapat dijadikan resensi buku atau referensi pribadi saat ingin menulis topik-topik tertentu.

10. Komitmen

Terakhir, dan paling penting adalah komitmen untuk terus membaca. ‘Tampar’ rasa kantukmu yang muncul dengan komitmen yang kuat bahwa kamu harus melek literasi.

Demikian tips yang bisa kamu coba saat rasa kantuk menyerang pada waktu-waktu kamu membaca.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: