Merasa Lelah Saat Keseringan Menggunakan Media Digital ?

Penulis : Ade Liza Maulitaya

Penggunaan media digital di masa sekarang sudah bukan hal yang baru lagi. Semenjak digitalisasi berkembang pesat, sejumlah aktivitas pun sudah didukung oleh penggunaan media digital. Terutama di masa pandemi COVID 19 ini, mengharuskan kita untuk mengurangi kegiatan di luar ruangan sehingga untuk bersekolah hingga bekerja pun harus dari rumah. Oleh karena itu, media digital menjadi alternatif pilihan yang digunakan sebagai alat penghubung dalam berkomunikasi antara satu dengan yang lainnya.

Namun ternyata penggunaan yang terlalu sering terhadap media digital ini dapat menimbulkan dampak negatif bagi kita. Salah satu dampak negatif yang dapat ditimbulkan dari keseringan penggunaan media digital adalah digital fatigue. Apa yang dimaksud dengan digital fatigue ?

Apa itu digital fatigue ?

Ilustrasi seseorang yang sibuk dengan laptopnya
Sumber : freefik

Digital Fatigue adalah kondisi dimana saat seseorang mengalami kelelahan bukan hanya fisik tetapi juga mental saat sedang atau banyak melakukan kegiatan yang menggunakan media digital sebagai alatnya. Kondisi ini diperparah dengan keadaan saat ini yang mengharuskan kita melakukan banyak aktivitas dari rumah dengan media digital tersebut, salah satunya adalah belajar dan bekerja dari rumah. Sehingga kondisi ini dapat membawa dampak yang lebih serius baik secara fisik maupun mental.

Penyebab utama digital fatigue ini adalah karena terlalu sering atau terlalu banyaknya melakukan interaksi secara virtual dengan memanfaatkan media digital baik itu handphone, laptop ataupun media digital lainnya. interaksi yang dilakukan secara virtual ini mengharuskan otak kita untuk bekerja lebih keras daripada saat melakukan interaksi secara langsung. Sehingga jika dilakukan secara berlebihan bahkan berkepanjangan maka dapat mengganggu fungsi maupun cara kerja otak dan akibatnya otak kita akan menjadi hyper focused dan overstimulated.

Sumber : freefik

Penyebab lainnya adalah blue light yang dihasilkan dari media digital tersebut secara langsung juga sangat berbahaya yang dapat memengaruhi mata dan saraf mata (retina) yang langsung menuju ke otak. Sehingga paparan secara berlebihan dari blue right tersebut bukan hanya berbahaya bagi kesehatan mata tetapi juga dapat membuat otak menjadi mudah lelah.

Dampak dari Digital Fatigue

Seperti yang telah dijelaskan diatas bahwa digital fatigue ini memberikan dampak baik baik fisik maupun mental. Apa saja dampak fisik maupun mental yang disebabkan oleh digital fatigue ini ?

Dampak fisik, diantara dampak fisik yang dapat terlihat dari digital fatigue ini adalah sering merasa lelah yang berlebihan pada tubuh baik setelah melakukan aktivitas dengan menggunakan media digital ataupun tidak. Padahal kita sudah beristirahat dengan baik dan malam harinya tidak bergadang tetapi tubuh selalu merasa lelah sehingga keinginan untuk kembali rebahan menjadi lebih kuat. Merasa malas untuk bergerak alias mager bahkan hanya untuk bangkit dari rebahan saja terasa sangat malas. Otot dan sendi sering merasa nyeri padahal kita hanya sebentar duduk dan menatap laptop karena ada pekerjaan atau tugas yang harus dikerjakan namun otot dan sendi sudah merasa nyeri.

Ilustrasi seseorang yang merasa lelah dengan aktivitas digitalnya
Sumber : freefik

Dampak selanjutnya yang dapat memperparah keadaan adalah kerusakan terhadap mata baik penglihatan yang sudah mulai kabur atau mata berubah menjadi warna merah karena kebanyakan beraktivitas dengan media digital ini. Hal ini tentunya sangat mengganggu kita jika penglihatan sudah tidak berfungsi seperti sebelumnya.

Sedangkan bagi kesehatan mental dapat berdampak pada perubahan mood yang sering berubah-ubah terkadang mudah marah, sedih, sensitif bahkan jika sudah terlalu lelah mudah sekali untuk menangis. Dan yang paling parahnya dapat menyebabkan stres berat hingga menjadi depresi.

Lalu bagaimana cara mengatasinya ?

 

Langkah-langkah yang dapat dilakukan

  • Jika pekerjaan, jadwal sekolah/kuliah dan tugas sedikit longgar, maka beristirahatlah walaupun hanya sekitar 15-20 menit agar mata dapat sebentar beristirahat dengan rileks. Jika memungkinkan, keluar dari ruangan atau rumah untuk melihat suasana luar seperti warna hijau pada daun agar mata kembali lebih segar.
  • Pastikan saat akan duduk berjam-jam untuk menyelesaikan suatu pekerjaan atau tugas dengan media digital seperti laptop dalam posisi nyaman. Kita dapat menambahkan bantalan atau sesuatu yang dapat membuat nyaman di sandaran kursi agar otot dan sendi-sendi kita tidak kaku dan mudah nyeri.
  • Memanajemen waktu dengan baik antara pekerjaan, tugas, sekolah/kuliah hingga beristirahat untuk menjaga kesehatan kita baik fisik maupun mental.
  • Aturlah pola makanan dengan makanan sehat agar memberikan nutrisi hingga vitamin yang cukup bagi tubuh kita. Jangan lupa makan buah dan sayur dan minum air putih yang cukup.
  • Dan jangan lupa sisakan waktu luang walaupun sehari saja untuk beristirahat dari lelahnya aktivitas dengan media digital ini dan untuk mengembalikan energi yang telah terbuang selama bekerja, belajar ataupun mengerjakan tugas dengan media digital tersebut.

Baca Juga : Apa itu Adiksi internet, Apa saja Tanda-tandanya, dan Apa Dampaknya pada Diri? (Bagian 1)

Sumber :

Almalika, R. (2021). Digital Fatigue: Kelelahan Akibat Media Digital. Retrieved from Linisehat: https://linisehat.com/digital-fatigue-kelelahan-akibat-media-digital/

Anastasia, T. (2021). Dampak Buruk Digital Fatigue pada Kesehatan Fisik dan Mental. Retrieved from Klikdokter: https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3647911/dampak-buruk-digital-fatigue-pada-kesehatan-fisik-dan-mental

Lahargo, K. (2021). Digital Fatigue, Kelelahan Karena Penggunaan Media Digital. Retrieved from Hellosehat: https://hellosehat.com/mental/digital-fatigue/

Ade Liza Maulitaya. Perempuan kelahiran Pematangsiantar, Sumut 18 Juni 2001 ini menyukai dunia membaca dan menulis sejak dulu. Meski dulunya hanya suka menulis karangan bebas hasil imajinasinya. Saat ini sedang kuliah di jurusan Pendidikan Antropologi. Keinginan terbesarnya saat ini menulis sebuah buku lalu diterbitkan. Jika ingin lebih kenal lagi bisa hubungi di ig @adlizamlty.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: