Bahayanya Kasus Pelecehan Seksual Digital Molka yang Belum Banyak Diketahui Masyarakat

Penulis : Ade Liza Maulitaya

Kemajuan teknologi memberikan dampak tersendiri bagi kita baik dampak positif maupun negatif. Sangat disayangkan belakangan ini kemajuan teknologi tersebut malah banyak diarahkan ke arah yang negatif. Salah satunya adalah kasus pelecehan seksual digital yang banyak terjadi pada perempuan. Kasus pelecehan seksual terhadap perempuan saat ini sangat marak terjadi baik di Indonesia ataupun di negara-negara lainnya. Tentunya kasus ini sangat merugikan bagi pihak perempuan dampaknya pun dapat membuat seseorang depresi hingga memutuskan untuk mengakhiri hidupnya.

Sumber : Freefik

Salah satu kejahatan seksual digital tersebut yaitu kejahatan molka. Molka sendiri marak terjadi di negara Korea Selatan dimana pelakunya merekam secara tersembunyi dengan menggunakan kamera kecil ataupun kamera ponsel yang biasanya diletakkan di ruang-ruang privat, seperti toilet umum, kamar ganti dan lainnya.

Kasus Pelecehan Seksual Digital ‘Molka’ di Korea Selatan

Salah satu kasus pelecehan dan kekerasan seksual khususnya terhadap perempuan yang sering terjadi di Korea Selatan ialah tindakan perekaman secara tersembunyi (molka) di ruang privat di 9 tempat umum, seperti kamar mandi, stasiun kereta dan ruang ganti. Rekaman tersebut biasanya akan diperjualbelikan di situs khusus. Menurut Badan Kepolisian Nasional Korea, terdapat lebih dari 6.000 kejahatan terkait perekaman secara ilegal dilaporkan pada tahun 2017, angka tersebut meningkat lima kali lipat sejak 2010. Maraknya tindakan pelecehan seksual dengan perekaman secara ilegal di tempat – tempat umum, membuat pemerintah Korea Selatan mengeluarkan program pencegahan dengan membentuk tim inspeksi kamera tersembunyi pada Agustus tahun 2016 untuk memeriksa tempat-tempat umum yang memungkinkan terjadinya tindakan perekaman. Tindakan perekaman secara ilegal di tempat – tempat umum tidak melibatkan interaksi antara pelaku dan korban secara langsung dalam satu waktu, namun dampak yang ditimbulkan atas tindakan tersebut tetap saja merugikan korban.

Sumber : https://bisniswisata.co.id/wp-content/uploads/2019/03/Hidden-Camera-1068×637.jpg

Salah satu kasus molka yang terjadi belakangan ini berdasarkan berita kabarfajar yang terbit 1 November 2021 adalah kasus yang terjadi di daerah Itaewon saat sedang merayakan Halloween yang tertangkap salah satu kamera sebuah kanal youtube yang sedang melakukan siaran langsung pada tanggal 29 Oktober 2021. Tanpa sengaja kamera yang sedang digunakan untuk siaran langsung tersebut merekam sebuah aksi pelecehan seksual molka dimana seseorang dengan kostum king kong secara tiba-tiba mendekati wanita yang menggunakan kostum kelinci. Pria tersebut langsung berjongkok dan mengarahkan kamera ponselnya secara diam-diam ke bagian belakang wanita tersebut. Namun sangat disayangkan pria lain disekitarnya cuek dan malahan salah satu dari mereka ada yang mengacungkan jempol saat pria berkostum king kong tersebut berhasil mengambil gambar wanita tersebut tanpa izin.

Kasus selanjutnya berdasarkan artikel berita repubilka.co.id yang terbit 17 Desember 2021 adalah sebuah perusahaan susu di Korea Selatan yang juga tersandung kasus molka karena iklan yang dibuatnya. Berawal dari sebuah iklan mengenai sebuah produk susu dimana terdapat seorang pria dengan memegang kamera berkeliaran di sebuah pedesaan. Pria tersebut pun merekam secara diam-diam dari semak-semak sekelompok wanita yang sedang melakukan yoga sambil meminum air dari sungai. Ketika pria tersebut tidak sengaja menginjak ranting, sekelompok wanita tersebut pun terkejut dan tiba-tiba berubah menjadi sapi.

Akhirnya iklan tersebut pun memicu perdebatan nasional tentang seksisme dan masalah sansitivitas gender. Dan ada juga yang mengaitkan iklan tersebut kedalam kejahatan molka karena tindakan pria dalam iklan tersebut yang merekam secara diam-diam sekelompok wanita tersebut. Mengingat semakin meningkatnya kasus kejahatan molka di Korea Selatan beberapa tahun ini.

Lalu, apakah kasus kejahatan pelecehan digital ini hanya terjadi di Korea Selatan saja ? Bagaimana dengan kasus tersebut di Indonesia ?

Kasus Pelecehan Seksual Digital di Indonesia

Di Indonesia sendiri kasus pelecehan seksual melalui media digital ini sudah banyak terjadi. Baik melalui media sosial, seperti chat ataupun media digital lainnya. Namun, kasus sejenis ‘molka’ yang banyak terjadi di Korea Selatan ternyata banyak dan pernah terjadi juga di Indonesia. Salah satunya adalah kasus kamera intel yang ditemukan di toilet kantor Bupati Sangihe berdasarkan berita dari Indonesia Blitz yang terbit 1 September 2020 lalu. Kasus tersebut bermula Saat seorang ASN secara tak sengaja melihat benda asing yang sebelumnya tidak ada di toilet tersebut dan ternyata setelah diamati terdapat sebuah kamera mini yang terpasang tepat dibawah pipa air.

Kasus lainnya juga pernah terjadi di sebuah pabrik dimana seorang pria berusia 41 tahun ditangkap setelah ketahuan menyembunyikan kamera yang disamarkan sebagai pena di toilet wanita di pabrik tersebut. Berdasarkan berita yang diterbitkan oleh Riau24.com 30 Maret 2021, kamera tersebut ditemukan oleh seorang wanita berusia 27 tahun yang juga bekerja di pabrik yang sama. Akhirnya wanita tersebut membawa pulang kamera tersebut dan memeriksa ternyata sudah banyak rekaman didalamnya dan akhirnya ia pun melaporkan kejahatan tersebut kepada atasannya.

Nah, ternyata kejahatan serupa juga banyak terjadi di Indonesia dan kita sebagai pengguna fasilitas-fasilitas umum tersebut hendaknya tetap waspada dan berhati-hati. Berikut ada beberapa tips sederhana yang dapat kamu lakukan agar kamu terhindar dari kejatahan seksual digital seperti kejatahan molka tersebut.

  • Tetap waspada dan berhati-hati saat berada di kerumunan atau keramaian terkadang di tengah keramaian tersebut ada saja orang jahat yang berniat tidak baik sedang mengincar keselamatan kita. Waspada ketika ada orang asing yang secara tiba-tiba mendekati kita karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya.
  • Melakukan pemindaian secara mandiri saat menggunakan fasilitas umum seperti toilet umum baik ke sela-sela terkecil pun. Karena kita tidak tahu motif kejahatan seperti apa yang mengincar di sekitar kita.
  • Menggunakan wifi yang terhubung ke ponsel untuk mencari perangkat kamera tersembunyi yang mungkin ada disekitar kita. Hal ini dapat menggunakan aplikasi fing yang sebelumnya sudah tersambung dengan wifi yang kita gunakan di ponsel dan kita dapat melihat perangkat apa saja yang tersambung dengan wifi tersebut

Baca Juga : Haruskah Viral Demi Keadilan?

Sumber :

Astaga, Ada Kamera Intel Tersembunyi di Toilet Kantor Bupati. (2020). Retrieved from Indonesia Blitz: https://www.indonesiablitz.com/2020/09/01/astaga-ada-camera-intel-tersembunyi-di-toilet-kantor-bupati/

Christiyaningsih, & Masyrafina, I. (2021). Perusahaan Susu Korsel Dihujat karena Iklan Wanita Jadi Sapi. Retrieved from Republika: https://www.republika.co.id/berita/r47bbn459/perusahaan-susu-korsel-dihujat-karena-iklan-wanita-jadi-sapi

Devi. (2021). Hati-hati, Kamera Berbentuk Pena Ditemukan Tersembunyi Dalam Toilet Wanita di Sebuah Pabrik. Retrieved from Riau24: https://www.riau24.com/berita/baca/1617079309-hati-hati-kamera-berbentuk-pena-ditemukan-tersembunyi-dalam-toilet-wanita-di-sebuah-pabrik

Hasbullah. (2021). Aksi Kejahatan ‘Molka’ di Korea Selatan Tertangkap Kamera Saat Siaran Langsung. Retrieved from Kabarfajar: https://www.kabarfajar.com/internasional/pr-1131584786/aksi-kejahatan-molka-di-korea-selatan-tertangkap-kanera-saat-siaran-langsung?page=4

Zhafirah, R. (2021). Gerakan Sosial #MeToo dalam Melawan Pelecehan dan Kekerasan Seksual di Korea Selatan. Skripsi. Universitas Sumatera Utara. Medan.

 

Ade Liza Maulitaya. Perempuan kelahiran Pematangsiantar, Sumut 18 Juni 2001 ini menyukai dunia membaca dan menulis sejak dulu. Meski dulunya hanya suka menulis karangan bebas hasil imajinasinya. Saat ini sedang kuliah di jurusan Pendidikan Antropologi. Keinginan terbesarnya saat ini menulis sebuah buku lalu diterbitkan. Jika ingin lebih kenal lagi bisa hubungi di ig @adlizamlty.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: