Austrian National Library: Perpustakaan Indah dari Kekaisaran Hapsburg

Penulis: Nina Refyanti

Perpustakaan Nasional Austria. Sumber: https://id.advisor.travel/

Di ibu kota Republik Austria, terdapat perpustakaan terbesar yang bernama Perpustakaan Nasional Austria. Dalam bahasa aslinya (Jerman) bernama Österreichische Nationalbibliothek. Awalnya disebut Perpustakaan Kekaisaran atau Hof-Bibliothek. Ruangan utama perpustakaan ini berlapis emas, menjadikannya salah satu perpustakaan terindah di dunia. Perpustakaan yang bertempat di Hofburg Palace, kota Vienna (Wina) ini tidak hanya memiliki buku namun juga berbagai benda lain sebagai koleksinya yang disimpan dalam 4 bagian museum. Total koleksinya mencapai 12 juta yang mencakup buku dan benda lainnya.

 

Gedung Perpustakaan

Gedung yang menjadi tempat perpustakaan ini adalah bekas istana kekaisaran yang bernama Istana Hofburg. Istana Hofburg sendiri dibangun pada abad ke-13 dan telah mengalami beberapa perluasan. Hofburg terdiri dari beberapa tempat tinggal, kapel kekaisaran, ruang harta karun, sekolah berkuda Spanyol, kandang kuda kekaisaran dan perpustakan kekaisaran. Yang terakhir itulah yang kini menjadi Perpustakaan Nasional Austria.

Bagian dalam Perpustakaan Nasional Austria. Sumber: https://id.advisor.travel/

Di dalam Perpustakaan Nasional Austria terdapat ‘Ruang Kenegaraan’, biasa disebut Balai Negara atau State Hall, dalam bahasa Jerman disebut Prunksaal. Balai Negara ini merupakan bagian pusat atau jantung dari perpustakaan dan masuk ke dalam bagian dari Istana Hofburg. Bangunan ini memiliki sayap yang terbentang di antara Josephsplatz ke sebelah utara dan Burggarten ke sebelah selatan.

Interiornya memiliki arsitektur bergaya baroque, atau dalam bahasa indonesia disebut barok. Karena keindahannya Balai Negara Perpustakaan Nasional Austria menjadi salah satu aula perpustakaan terindah di dunia. Tidak hanya itu, tapi juga merupakan perpustakaan bergaya seni Barok terbesar di Eropa.

Mengenal Gaya Seni Barok

Dalam dunia seni, barok adalah istilah untuk suatu periode seni dan gaya seni yang mendominasinya. Seni barok menggunakan gerak yang dilebih-lebihkan dengan detil yang jelas. Mudah ditafsirkan sebagai representasi dari drama, ketegangan, semangat hidup dan keagungan. Mencakup seni patung, lukis, sastra dan musik. Gaya seni barok dimulai di Roma sekitar 1600 masehi kemudian menyebar ke sebagian besar wilayah Eropa. Untuk arsitektur, kesenian barok biasanya ditekankan pada tiang, langit-langit kubah, efek pewarnaan, dan permainan antara ruang berisi dan kosong.

Interior bergaya seni Barok. Sumber: https://www.expedia.co.id/

Pendiri dan Koleksi Perpustakaan

Dikutip dari vienna-unwrapped.com, lembaga Perpustakaan Nasional Austria sudah ada sejak hampir 450 tahun yang lalu hingga tahun 1575. Pada saat itu, pustakawan pengadilan resmi pertama Kekaisaran Hupsburg memulai pekerjaannya.

Pemandangan di dalam Perpustakaan Nasional Austria. Sumber: https://id.advisor.travel/
Perpustakaan Nasional Austria. Sumber: https://id.advisor.travel/

Kaisar Karl VI atau Kaisar Charles VI, ayah dari Permaisuri Maria Theresia, yang memerintahkan pembangunan perpustakaan ini. Sekitar 300 tahun yang lalu (1723 hingga 1726). Yang kemudian didirikan oleh seorang arsitek bernama Joseph Emanuel Fischer von Erlach sesuai dengan rencana ayahnya, Johann Bernhard Fischer von Erlach. Johann juga merupakan arsitek yang membangun Istana Schonbrunn.

Kiri (baju hijau) Johann Bernhard Fischer von Erlach. Kanan Joseph Emanuel Fischer von Erlach. Sumber: https://artsandculture.google.com/

Balai negara perpustakaan yang mengesankan ini memiliki panjang hampir 80 meter dan tinggi 20 meter. Dimahkotai kubah dengan dekorasi yang megah berupa lukisan dinding oleh seorang pelukis istana bernama Daniel Gran. Ia ditugaskan oleh Kaisar dan dilakukan pada tahun 1726 hingga 1730. Langit-langitnya dihiasi fresko klasik dengan warna yang indah. Sementara di sudut-sudut ruangan perpustakaan terdapt patung Minerva, yaitu dewi ilmu pengetahuan dalam mitologi Romawia. Salah satu keunikan di dalam perpustakan ini ialah adanya lorong-lorong tersembunyi di balik rak-rak buku tertentu.

Interior di langit-langit Perpustakaan Nasional Austria. Sumber: https://www.expedia.co.id/
Lorong rahasia di balik rak buku di Perpustakaan Nasional Austria. Sumber: https://id.advisor.travel/

 

Koleksi di dalam Perpustakaan Nasional Austria tercatat meliputi barang-barang pada abad ke-14 masehi. Berupa naskah-naskah antik dari zaman kuno, pertengahan hingga modern. Jumlah koleksi bukunya tercatat mencapai 2,5 juta buku. Di antaranya perpustakaan lengkap Pangeran Eugene dari Savoy serta salah satu koleksi terbesar tulisan Martin Luther dari Era Reformasi. Di antara dua pameran ada dua bola barok Venesia yang indah. Yaitu satu untuk bumi dan satu untuk langit. Masing-masing dengan diameter lebih dari satu meter.

Dilansir dari artsandculture, perpustakaan ini telah bekerja sama dengan Google untuk mendigitalkan sekitar 200.000 buku bebas hak cipta dari Balai Negara (State Hall). Karya-karya berharga ini diterbitkan antara tahun 1501 dan 1850. Dan dapat digunakan secara gratis sejak 2016 melalui katalog online perpustakaan yang dapat diakses lewat Google Books dan Europeana.

Hingga kini Perpustakaan Nasional Austria beroperasi setiap hari kecuali hari senin. Dengan jam buka mulai dari jam 10 pagi sampai jam 6 sore. Khusus di hari kamis, perpustakaan ini buka mulai jam 10 pagi sampai jam 9 malam.

 

Biodata Penulis:

Nina Refyanti wanita kelahitan 5 Juni 1999. Seorang mahasiswi Universitas Azzahra jurusan Komunikasi Penyiaran Islam. Kesibukannya kini adalah kuliah sambil bekerja.

Baca Juga: The Great Library of Alexandria: Tempat Penyimpanan Semua Pengetahuan

1 thought on “Austrian National Library: Perpustakaan Indah dari Kekaisaran Hapsburg

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: