6 Karier Pilihan untuk Kamu yang Ingin Jadi Penulis

Kata orang pekerjaan yang sesuai dengan hobi akan terasa lebih menyenangkan untuk dijalani. Pekerjaan tak akan menjadi beban, tapi serasa sedang melakukan hobi saja.

Nah buat kamu yang punya hobi menulis, Layar Baca mengulik beberapa profesi kepenulisan yang mungkin bisa kamu pilih menjadi karier profesionalmu. Sebenarnya ada banyak profesi kepenulisan, tapi karena keterbatasan ruang, Layar Baca memilih 6 profesi berikut.

Penulis
Ilustrasi pekerjaan seorang penulis: Sumber gambar: pexels-andrea-piacquadio

Novelis (Penulis Novel)

Novelis adalah penulis novel. Novelis mendapatkan penghasilan dari menulis cerita yang isinya lebih dari 40.000 kata. Novelis harus mempublikasikan novelnya secara daring ataupun cetak, dan mendapatkan royalti dari hasil penjualan novelnya.

Ada dua pilihan penerbitan bagi seorang novelis. Bisa mengirimkan ke penerbit mayor, atau menerbitkan secara mandiri melalui penerbit indie. Apa perbedaan keduanya? Akan dibahas di artikel Layar Baca yang lain.

Cerpenis (Penulis Cerpen)

Hampir sama dengan novelis, profesi ini mendapatkan penghasilan dari penjualan cerpen yang mereka tulis. Namun seorang cerpenis hanya perlu menulis cerita di bawah 7.500 kata.

Cerpenis cukup menuliskan satu cerpen dan mengirimkannya ke koran atau majalah, lalu ia langsung bisa mendapatkan bayaran, ketika tulisannya diterbitkan oleh koran atau majalah tersebut. Di samping itu seorang cerpenis juga bisa mendapatkan penghasilan dari royalti sebagaimana seorang novelis, ketika ia mengumpulkan beberapa cerpen yang sudah pernah dipublikasikan di koran atau majalah dan menerbitkannya.

Sebagaimana juga seorang novelis, seorang cerpenis juga bisa memilih dua pilihan penerbit, penerbit mayor atau penerbit indie.

Penulis Skenario

Bagi kamu yang suka menulis cerita, penulis scenario bisa menjadi salah satu pilihan karier untukmu. Walaupun sama-sama menulis cerita, penulis scenario berbeda dengan novelis dan cerpenis. Penulis scenario harus bisa menulis detail dari setiap cerita, seperti lokasi yang menjadi setting cerita, barang-barang apa yang harus ada di dalam cerita untuk membangun emosi penonton, kondisi cahaya, mimik para tokoh, dan hal-hal detail lainnya.

Penulis skenario bukan hanya menulis cerita untuk film, tapi bisa juga menulis scenario untuk serial TV, serial web, drama radio, pementasan teater, iklan, dan pertunjukan apapun yang melibatkan actor dan cerita.

Jurnalis (Penulis Berita)

Jurnalis adalah profesi yang berkaiatan dengan berita, baik itu berita politik, isu sosial, hiburan dan sebagainya. Seorang jurnalis bertugas mengumpulkan informasi, menginvestigasi, lalu menulis berita, dan menyajikannya secara jujur, dan berimbang.

Berita yang disajikan oleh seorang jurnalis, dapat memengaruhi opini publik.

Berbeda dengan novelis dan cerpenis yang dapat bekerja secara mandiri, seorang jurnalis bekerja pada perusahaan media, dan dalam pekerjaannya harus mematuhi kode etik yang ditetapkan oleh organisasi profesi jurnalis.

Copywriter

Copywriter bertugas menulis teks kreatif seperti tagline, slogan, judul, baik untuk dicetak, untuk web, radio, atau TV, tergantung permintaan klien. Copywriting adalah pekerjaan yang menitikberatkan pada teks singkat, untuk tujuan memikat, dan mudah diingat.

Biasanya teks yang ditulis oleh copywriter digunakan untuk kepentingan iklan, pemasaran, dan sejenisnya.

Seorang copywriter dapat bekerja di perusahaan media, bisa juga di agensi periklanan. Apabila sudah memiliki cukup pengalaman, seorang copywriter bisa juga bekerja sebagai pekerja lepas (freelancer).

Penulis Teknis (Technical Writer)

Penulis teknis biasanya menulis informasi teknis, seperti: petunjuk penggunaan, instruksi, petunjuk pelatihan, dan hal-hal teknis lainnya. Penulis teknis harus mampu mengubah penjelasan istilah-istilah teknis dalam bidang tertentu yang mudah dipahami oleh kalangan umum. Dalam menulis, penulis teknis perlu berkonsultasi dengan pakar di bidang di mana ia bekerja, untuk memastikan hal teknis yang ditulisnya itu akurat. Penulis teknis juga bertugas mengumpulkan informasi dan membantu pengembanga informasi teknis untuk beragam perusahaan.

Kira-kira ada tidak karier kepenulisan yang belum disebutkan. Silakan tambahkan di kolom komentar ya.

Author: Nur Husna Annisa

Nur Husna Annisa lahir di Manado sehari sebelum hari Kasih Sayang di tahun kabisat. Husna, begitu ia disapa, adalah seorang aquarian yang menggagas Layar Baca. Husna mencintai buku dan seorang manusia setengah kuda.

16 thoughts on “6 Karier Pilihan untuk Kamu yang Ingin Jadi Penulis

  1. Endah Marina says:

    Pas msh sekolah SMP, aku senang banget nulis cerpen bareng teman-teman. Namun sayang gak keterusan hingga skrng, pengen kaya kak husna yg konsisten menjadi penulis. Tapi sekarang aku suka nulis caption di IG yg agak panjang juga sih, apakah itu bisa dikatakan penulis medsos?

    Reply
  2. Rara says:

    Aku pribadi baru tau banget soal penulis teknis, menarik juga ya pekerjaannya. Wah wah kepikiran aja ya orang orang hehe

    Reply
  3. Deny Oey says:

    Koq gada profesi blogger yah. Ahahahahhah..
    Sama 1 lagi, pekerjaan sebagai content writer. Termasuk profesi juga tuh..

    Reply
  4. Anni NS says:

    Seruuu yaaa..profesi menulis itu bisa memiliki cabang yang memang bisa banyak sekali jadinya.
    Bikin semangat dan membuat para penulis mempunyai opsi yang lebih banyak lagi.
    Mungkin ghostwriter, co writer hingga penulis novel di berbagai platform digital, web berbayar serta blog bisa menjadi opsi tambahan lagi.

    Reply
  5. Dewi Setyowati says:

    Alhamdulillah sudah pernah nulis cerpen meskipun belum menjadi cerpenis, hehehe.. sekarang lagi coba menggeluti copywriting yang ternyata challenging juga.

    Reply
  6. Pink says:

    Saya baru dengar profesi penulis teknis. Menarik juga .. thx to KUBBU yang udah ‘maksain’ saya buat rajin bikin tulisan. Jadi bisa punya potensi buat nyoba profesi lain deh.

    Reply
  7. Tuty Prihartiny says:

    Kalau penulis jurnal ilmiah, termasuk yang mana ya kak Husna? Mungkin profesi utamanya peneliti, dosen maupun praktisi. Saya senantiasa tertarik membaca tulisan seperti ini dari berbagai disiplin ilmu. Terbayang… Andai saya bisa menulis seperti mereka….

    Reply
  8. Firdaus Soeroto says:

    Sebagai seorang Copywriter, aku setuju banget tulisan kakak. Keren banget! Jadi anak Buruh Kata alias penulis kayak kita kita ini, emang kreatifitas jadi bahan yang gak boleh ditinggalin. Harus up to date terus dengan yang lagi happening biar gaya penulisan gak ketinggalan zaman hehe

    Reply
  9. Mita says:

    Tips tips kaya gini bikin kita yg ingin sukses sekarang ini untuk wajib tertarik dengan menulis. Karena itu lah cara kita menyampaikan informasi dan agar lebih sistematis dalam penyampaiannya. Karena kita blum sampai pada hanya dengan bertatapan orang langsung mengerti kan, hehe. Mungkin untuk generasi berabad yg akan datang 🙂

    Reply
  10. Ayu Fajri says:

    waa… saya malah jd penasaran ragam penulis lainnya ada apa aja, yg kepikiran baru content writer dan penyair

    Reply
  11. Antin Aprianti says:

    Kalau blogger termasuk karir kepenulisan nggak kak?
    Btw, aku baru tahu tentang Penulis Teknis. Ternyata penulis untuk petunjuk itu ada namanya

    Reply
  12. RULY says:

    Profesi-Profesi impian untuk seorang penulis, tapi yang pasti sekalipun satu dari antara sekian banyak itu tidak terwujud, tetaplah menulis, karena menulis itu bukan soal materi atau yang lainnya, tapi lebih kepada panggilan jiwa
    Nice post Mba

    Reply
  13. febi says:

    Mau ikutan nambahin dua yah..hehe..
    Bisa jadi penulis bayangan (ghost writer) atau jadi penulis biografi 🙂

    Nice post!

    Reply
  14. Rivai hidayat says:

    Menulis ini memang jadi kemapuan dasar yang mesti dimiliki banyak orang. Fungsinya banyak, tidak hanya yang sudah disebutkan. Bahkan hal sederhana, seperti menulis caption aja juga diperlukan kemampuan menulis yang baik kok. Jadi kemampuan ini bisa diterapkan dalam banyak bidang.

    Tulisan yang bagus mbak husna.

    Reply
  15. Iqbal says:

    Atau bisa juga jadi pendukung pekerjaan lain. Kalau sdh biasa nulis panjang, biasanya berpikirnya lebih terstruktur. Atau minimal nulis email nya bisa rapi 🙂

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: