Ulasan Buku From Fear to Success

 

Apa yang menjadi penghambat dari sebuah kesuksesan? Pertanyaan tersebut sering kali muncul ketika kita sedang berada di situasi yang bingung atau biasanya pemikiran ini sering muncul disaat kita sudah beranjak dewasa. Ada saat dimana kita melihat sekeliling kita teman, tetangga atau bahkan kerabat kita sendiri telah sukses dengan kariernya, ternyata kita masih ‘jalan di tempat’ dalam artian kita belum mencapai kesuksesan yang telah kita rancang sebelumnya.

sumber : Freepik

Biasanya hal utama yang menghampiri kita disaat sedang memikirkan sebuah kesuksesan dari karier yang sedang kita jalankan saat ini mungkin adalah rasa takut. Perasaan ini muncul seiring berjalannya waktu. Rasa takut yang biasanya kita rasakan seperti takut direndahkan oleh orang lain, takut mati, takut rugi, takut keadaan dan situasi yang tidak pasti bahkan takut terhadap sebuah penolakan. Perasaan-perasaan takut  tersebutlah yang sering menjadi penghambat kita untuk mencapai sebuah kesuksesan.

Oleh karena itu, disini penulis ingin merekomendasikan sebuah buku yang mungkin sangat cocok untuk kamu yang masih merasa takut akan masa depanmu apakah kamu akan mencapai kesuksesan tersebut atau bahkan kamu malah mendapatkan kegagalan. Yuk simak ulasan singkat mengenai buku tersebut dibawah ini.

Buku From Fear to Success

Buku ini adalah sebuah buku yang ditulis oleh Johanes Arifin Wijaya dan Chori Hakiki yang terbit pada tahun 2010. Sesuai yang telah dijelaskan penulis dalam buku ini bahwa buku ini diselesaikan dalam jangka waktu 4 bulan. Buku ini merupakan hasil dari beberapa pengalaman penulis baik itu segala yang terjadi dalam hidupnya, seminar-seminar yang sering diikuti, ataupun buku-buku yang sering dibaca. Penulis mengatakan bahwa penulisan buku ini sebenarnya adalah untuk membagikan ilmu kepada pembacanya.

buku from fear to success di ipusnas sumber : dokumentasi pribadi

Secara umum buku ini berisi mengenai bagaimana kita membangun mental untuk menjadi mental sukses dan mental seorang pemenang yang tahan akan ujian dalam mencapai sebuah kesuksesan tersebut. Seperti kata-kata yang dapat penulis kutip di bagian awal buku tersebut yaitu “apapun yang Anda lakukan dan Anda yakini bisa membuat Anda sukses, maka lakukanlah sekarang juga! Akan selalu ada hambatan, penolakan, masalah yang datang ketika Anda take action. Itu semua adalah bagian dari proses. Maka jalani proses tersebut jika Anda ingin berubah menjadi indah dan bernilai tinggi.”

Rasa Takut Musuh Bebuyutan Kesuksesan

Di bab awal buku ini dijelaskan bahwa yang menjadi musuh bebuyutan atau dapat disebut penghambat utama sebuah kesuksesan tidak dapat terwujud adalah rasa takut. Rasa takut ini muncul seiring berjalannya waktu untuk mencapai kesuksesan tersebut. Penulis menyebutkan bahwa menurut pengalamannya ketakutan-ketakutan yang biasanya sering muncul seperti: takut direndahkan orang lain, ketakutan ini sering muncul ketika kita melakukan sesuatu lalu ada orang lain yang datang hanya untuk mengomentari mengenai kesalahan-kesalahan yang kita lakukan. Penulis pun menegaskan dalam bagian ini bahwa jangan terlalu memedulikan komentar-komentar negatif tersebut karena hal tersebut hanya akan menghabiskan energi dan semangat Anda.

Lalu selanjutnya ada takut mati, hal ini sering muncul biasanya disaat kita melakukan sesuatu proses yang dapat dikatakan beresiko tinggi sehingga muncul ketakutan dalam diri kita kemungkinan kita tidak mampu atau bahkan fatalnya kita mengalami kematian dalam menjalankan proses tersebut. Lalu ada takut rugi, perasaan ini sering sekali muncul saat kita sedang melakukan sesuatu terutama dalam memulai suatu bisnis atau suatu usaha. Kemungkinan ini sebenarnya sangat penting untuk diperhitungkan namun bukan malah menjadi penghambat kita dalam melakukan usaha atau bisnis tersebut.

Takut keadaan dan situasi yang tidak pasti, perasaan ini pasti akan selalu datang karena memang sebuah kesuksesan berawal dari hal yang tidak pasti. Kita. Tidak dapat memprediksi atau memastikan bahwa di masa depan nanti kita akan sukses. Tidak ada yang bisa memastikannya apalagi zaman yang semakin berkembang dan berubah bahkan yang akan terjadi di esok hari saja kita tidak dapat memastikannya. Sehingga dalam hal ini penulis menegaskan bahwa hadapilah tidakpastian tersebut dengan pikiran positif, mau mempelajari hal-hal baru, beradaptasi serta mencari peluang di setiap perubahan yang terjadi tersebut.

Dan yang terakhir takut terhadap penolakan, perasaan ini yang paling sering menghambat seseorang menuju kesuksesannya. Tidak ada orang yang mengharapkan sebuah penolakan terhadap usaha yang dilakukannya. Namun hal itu pula yang paling sering terjadi, entah itu penolakan karena sebuah kesalahan kecil yang kita lakukan ataupun kesalahan besar yang berakibat fatal sehingga penolakanlah yang kita terima. Namun, penolakan dapat dihadapi dengan cara pertama memperkuat dan memperbesar impian serta memperjelas impian kamu, kedua memperkuat alasan kamu untuk sukses dan ketiga mencintai dan menjadikan aktivitas kamu menuju kesuksesan. Karena penolakan tidak bisa dihindari tetapi harus dilalui.

Pada bab-bab selanjutnya, penulis membahas mengenai apa saja yang dapat kita lakukan untuk mengatasi ketakutan yang sering kita hadapi tersebut dalam mencapai kesuksesan yang kita impikan. Seperti hal utama yang harus kita lakukan adalah mengenali diri kita terlebih dahulu, lalu kita bisa menyusun apa sebenarnya visi serta impian kita untuk kehidupan kita selanjutnya, yakin serta fokus terhadap usaha-usaha yang kita lakukan untuk mewujudkan kesuksesan tersebut, serta memilih lingkungan dan pergaulan yang baik dan yang terakhir belajar terus bertindak dan doa.

Baca Juga : Ulasan Buku Social Intelligence: Menjadi Sehat, Damai dan Penuh Cinta dengan Kecerdasan Sosial

Nah, bagaimana apakah kamu tertarik membacanya ? Jika kamu tertarik, tenang saja kamu tidak perlu membeli bukunya kok. Kamu bisa baca versi e-booknya di aplikasi ipusnas loh. Yuk hadapi rasa takutmu dalam mencapai kesuksesan dengan membaca buku ini. Salam literasi.

 

Sumber :

Wijaya, J. A., & Hakiki, C. (2010). From Fear to Succsess. Yogyakarta: Penerbit Andi Yogyakarta.

 

Ade Liza Maulitaya. Perempuan kelahiran Pematangsiantar, Sumut 18 Juni 2001 ini menyukai dunia membaca dan menulis sejak dulu. Meski dulunya hanya suka menulis karangan bebas hasil imajinasinya. Saat ini sedang kuliah di jurusan Pendidikan Antropologi. Keinginan terbesarnya saat ini menulis sebuah buku lalu diterbitkan. Jika ingin lebih kenal lagi bisa hubungi di ig @adlizamlty.

Author: Ade Liza Maulitaya

Ade Liza Maulitaya. Perempuan kelahiran Pematangsiantar, Sumut 18 Juni 2001 ini menyukai dunia membaca dan menulis sejak dulu. Meski dulunya hanya suka menulis karangan bebas hasil imajinasinya. Keinginan terbesarnya saat ini menulis sebuah buku lalu diterbitkan. Jika ingin lebih kenal lagi bisa hubungi di ig @adlizamlty.

3 thoughts on “Ulasan Buku From Fear to Success

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: